Blog_Cerita_Kita


BRI memang pantas disebut sebagai pahlawan UMKM dilihat dari sepak terjangnya guna meningkatkan kualitas usaha kecil dan menengah di Indonesia. Berbagai program kredit usaha diluncurkan BRI sebagai bentuk nyata dukungan pada para pelaku usaha kecil dan menengah. Seperti halnya UMi, program bantuan kredit ini dimaksudkan untuk sektor ultra mikro yang belum tersentuh perbankan.

Kenyataannya, memang belum semua pemilik usaha memiliki akses perbankan. Berbagai kendala seperti persyaratan, lokasi yang jauh, hingga kurangnya edukasi mengenai fasilitas perbankan, menjadi penghalang bagi mereka untuk mendapatkan berbagai kemudahan dari lembaga keuangan ini. Kesulitan mengakses dana perbankan ini merugikan mereka yang masih membutuhkan back up untuk perluasan usaha. Pembiayaan Ultra Mikro (UMi) menjadi perpanjangan tangan BRI untuk menyentuh sektor mikro lapisan bawah. 

Apa Yang Dimaksud Dengan UMi?

UMi merupakan salah satu alternatif bagi para pemilik usaha untuk mendapatkan pinjaman modal. UMi disalurkan melalui lembaga perbankan sehingga dapat dipastikan aman dan terpercaya. Pembiayaan Ultra Mikro adalah fasilitas pembiayaan yang diberikan kepada pelaku wirausaha ultra mikro yang berada di lapisan terbawah dan belum bisa difasilitasi perbankan.

Alternatif pinjaman modal usaha ini jelas lebih aman dari pinjaman online yang marak saat ini. Keberadaan UMi juga dapat menekan peredaran bank keliling. Pinjaman berkedok bank dengan sistem pembayaran harian seperti ini banyak merugikan pemakainya. Pembayaran harian seolah-olah meringankan, padahal sebenarnya mencekik karena pemakainya jadi tergiur untuk terus meminjam. UMi menolong para pemilik usaha yang membutuhkan modal dari cekikan renternir.

Tantangan Dan Perkembangan UMKM Di Indonesia

UMKM di Indonesia tumbuh pesat, terlebih lagi dengan adanya dukungan dari pemerintah. Walaupun sempat terjatuh pada masa pandemi, sektor usaha kecil dan menengah banyak yang bertahan hingga kini. Dengan kerjasama dan dukungan dari berbagai pihak, total 22,68 juta UMKM per Juni 2023, telah membuktikan sektor usaha ini berkembang pesat. Usaha BRI sebagai pahlawan UMKM agar para pemilik usaha naik kelas tidaklah sia-sia.

ilustrasi umkmindonesia.id


Bukanlah perjuangan yang mudah untuk mempertahankan sekaligus menjalankan sebuah usaha. Terutama dari segi permodalan yang seringkali menjadi hambatan terbesar. Sudah menjadi rahasia umum jika banyak dari pemilik usaha yang terjebak renternir akibat masalah modal ini. Renternir berkedok bank keliling setiap hari mencari nasabah-nasabah baru. Persyaratan yang ringan dan proses pencairan yang cepat menjadikan bank keliling banyak dinanti. Para pemilik usaha yang belum tersentuh akses perbankan ini pada akhirnya terjebak hutang berkepanjangan. Banyak dari mereka yang awalnya meminjam untuk modal usaha akhirnya malah terjebak pinjaman untuk kebutuhan hidup. Akibat mereka diburu petugas bank keliling dan malah tidak bisa menjalankan usahanya, dan akhirnya bangkrut.

Tantangan terbesar UMKM adalah terbatasnya akses ke lembaga perbankan, hal ini yang sering membuat mereka terjebak renternir. Akses pemasaran yang sempit juga membuat mereka sulit mendapat laba dari penjualannya. Karena banyak dari pemilik usaha tersebut tidak paham dan siap digitalisasi. Pemilik usaha yang tidak profesional dalam pekerjaannya juga sering menghambat perkembangan bisnis yang ada. Secara garis besar ada beberapa hal yang menyebabkan kegagalan sebuah usaha, antara lain ;

  1. Kurangnya modal untuk menjalankan usaha, untuk membeli bahan-bahan, juga untuk gaji karyawan.
  2. Pengelolaan manajemen yang kurang baik.
  3. Tidak memiliki perencanaan bisnis yang benar.

Holding Ultra Mikro

Holding Ultra Mikro merupakan sinergi antara Bank BRI, Pegadaian, dan PNM. Layanan ketiga lembaga ini dapat diperoleh dari outlet-outlet Sentra Layanan Ultra Mikro (Senyum). Hingga Juni 2023 UMi telah melayani 36 juta nasabah mikro dan ultra mikro, sehingga totalnya mencapai 577,9 triliun. Demi mengoptimalkan pelayanan, BRI, Pegadaian, dan PNM menyediakan 15.500 outlet untuk digunakan.

Ilustrasi penyaluran kredit mikro BRI (kompas.id)


Selain mengembangkan ultra mikro, BRI juga terus mendampingi para pelaku UMKM melalui berbagai program, seperti Desa Brilian, Program Klaster Hidupku serta Rumah BUMN dengan tujuan menaikkan kelas pelaku UMKM. BRI sebagai pahlawan UMKM telah melakukan berbagai upaya demi memajukan sektor ini. Adapun program UMi memberikan pinjaman pada masyarakat yang tidak dapat dijangkau oleh fasilitas perbankan dengan berbagai kemudahan, pinjaman 1-10 juta, bunga 1-12%, waktu pelunasan 36 bulan, dan pencairan 5-10 hari. Upaya yang tidak main-main, membuktikan dari dulu memang BRI untuk Indonesia.

Agen Mitra UMi

Agen Mitra UMi adalah produk dari Holding Ultra Mikro. Melalui mitra UMi, masyarakat dapat mengajukan fasilitas kredit untuk modal usaha. Kredit UMi memiliki beberapa keunggulan seperti, sistem pembayaran mingguan, pinjaman dari 1 hingga 5 juta, persyaratan mudah (FC KTP, KK, surat nikah bagi yang sudah menikah, pas foto, surat usaha dari RT).

Manfaat dari kredit UMi terasa sekali oleh para pelaku usaha. Mereka dapat terhindar dari renternir yang berkedok bank keliling. Kemudian bagi nasabah yang data pembayarannya bagus akan menjadi nilai tambah untuk pinjaman modal berikutnya.

Apa Saja Syarat Kredit UMi?

Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk mendapatkan kredit Ultra Mikro ini ;

  1. Sudah memiliki usaha
  2. Usaha milik pribadi dan berusia minimal 1 tahun
  3. Memiliki agunan
  4. Tidak sedang dibiayai lembaga keuangan lain
  5. WNI yang memiliki KTP
BRI juga menyediakan layanan digital UMi corner untuk memudahkan nasabah mengakses berbagai kebutuhan perbankan. Digitalisasi BRI ini memudahkan nasabah mengakses Tabunganku BRI, Pegadaian, PNM Mekaar, Pinjaman BRI dan Tabungan Emas.

Pengadaan Holding Ultra Mikro ini membuat BRI mampu menjangkau segmen usaha masyarakat di lapisan terendah. BRI sendiri memiliki target pertumbuhan kredit hingga 8 persen yang bersumber dari debitor, Holding Ultra Mikro, dan integritas kantor-kantor cabang BRI, pegadaian serta PNM. Menyaksikan sepak terjangnya, BRI memang tak salah disebut sebagai pahlawan UMKM. Semoga dengan adanya UMi, kredit pinjaman modal usaha dapat tersalurkan hingga ke daerah-daerah.