Satu lagi film luar biasa yang secara tidak sengaja aku temukan minggu kemarin. Paddington 2. judulnya cukup unik, langsung menggugah rasa penasaran untuk menonton. Dan sesuai dugaanku, judul filmnya diambil dari nama tokoh utamanya. Masalahnya, wujud si tokoh utama di luar prediksi aku, karena ternyata dia itu seekor beruang. Selain itu, jika dilihat dari judulnya film ini adalah sekuel dari film pertama. Which is, belum pernah aku tonton. 

Sumber gambat : Netflix


Siapa Sebenarnya Paddington?

Paddington adalah seekor beruang baik hati dan sopan yang tinggal bersama keluarga Brown di London. Paddington berasal dari Darkest Peru. Di sana ia dididik serta dibesarkan oleh bibinya. Karakter beruang penyayang dan sangat disukai oleh teman-temannya ini, muncul pada tahun 1958 dalam buku cerita anak karya Micahel Bond, seorang penulis asal Inggris.


Paddington 2

Sejujurnya saya terkejut ketika menyadari film ini merupakan gabungan antara animasi dan live akting. Sangat disayangkan saya terlambat mengetahui keberadaan film sebagus ini. Saya katakan bagus karena sangat menikmati alur ceritanya hingga tak sadar sudah selesai. Paddington 2 memiliki alur cerita yang apik serta menarik. Berbagai misteri yang ada  di dalam ceritanya malah semakin menambah rasa penasaran penonton. Saya rasa film ini akan mudah dicerna untuk anak, dimulai dari usia sekolah dasar hingga tingkat selanjutnya.

Paddington 2 disutradarai oleh Paul King dan diramaikan oleh sederet artis ternama. Seperti Ben Whishaw pengisi suara Paddington si beruang. Pemain lainnya diperankan oleh Hugh Grant, Brendan Gleeson, Hugh Bonneville, Sally Hawkins, Julie Walters, Jim Broadbent, Peter Capaldi, Madeleine Harris, and Samuel Joslin.

Di film ini Paddington berusaha mendapatkan hadiah spesial untuk ulang tahun ke 100 Bibi Lucy. Di toko antik milik Tuan Gruber dia menemukan sebuah buku pop-up tentang kota London. Tahu kan buku pop-up itu apa? Sayangnya, harga bukunya sangat mahal. Paddington tahu kalau dia harus menabung agar bisa membelinya.


Review Paddington 2

Film dibuka dengan berbagai adegan manis. Pengenalan satu persatu keluarga Brown dengan berbagai masalah serta kegiatannya. Juga memperlihatkan kedekatan Paddington dengan tetangga serta teman-temannya. Setiap pagi Paddington pasti menyapa semua tetangga serta temannya. Semua orang sangat menyayangi beruang yang sopan itu.


Buku Pop-up

Ulang tahun Bibi Lucy sebentar lagi dan Paddington ingin memberikan hadiah yang terbaik. Dia menemukan sebuah buku pop-up di toko antik. Tuan Gruber mengatakan harga bukunya terlalu mahal untuk Paddington. Tapi beruang itu sangat menginginkan buku milik nenek Madame kozlova tersebut.

Suatu malam keluarga Brown mengajak Paddington ke Madame Kozlova Fair. Di sana ada Mr. Buchanan yang sedang menghibur penonton di atas panggung. Mr. Buchanan seorang aktor yang kurang laku. Malam itu Paddington diminta naik ke stage. Mr. Buchanan bertanya apa yang paling ia inginkan. Paddinton menjawab, jika ia menginginkan buku pop-up di toko antik milik Tuan Gruber. Diam-diam Mr. Buchanan mengetahui jika buku itu milik Madame Kozlova.


Pencurian Di Toko Buku Antik

Sejak malam itu Paddington bertekad untuk bekerja seperti yang dianjurkan oleh Mr. Buchanan. Sayangnya, Paddington malah mengacau di tempat cukur. Ia tak sengaja membuat rambut hakim kota jadi botak di bagian belakangnya. Setelah berkali-kali gagal akhirnya Paddington memutuskan untuk jadi pembersih jendela. Pekerjaan ini pun tidak mudah baginya. Namun akhirnya beruang baik hati itu berhasil mengumpulkan banyak uang dari mencuci jendela.

Hingga suatu malam tanpa sengaja ia melihat seorang gelandangan masuk ke toko antik. Paddington berusahan mencegah orang jahat itu. Tapi ia terlambat! Gelandangan itu berhasil mencuri buku pop-up dari dalam lemari kaca.

Paddington sekuat tenaga berusaha mengejar si pencuri. Sayangnya, pencuri itu menghilang begitu saja dalam asap. Padahal ia telah berusaha menangkapnya dengan menaiki seekor anjing. Begitu pencuri itu hilang di depan mata, polisi pun datang. Sialnya, mereka mengira Paddington yang menjebol toko Tuan Gruber.

Beruang malang itu ditangkap dan dinyatakan bersalah. Kesaksian Tuan Buchanan semakin memberatkan posisi Paddington. Akhirnya polisi menggiringnya ke penjara kota. Sebuah tempat yang dingin, kaku, tidak ada dongeng sebelum tidur, dan dipenuh wajah-wajah bengis. Paddington berencana mengirim surat pada bibinya untuk menceritakan jika ia sekarang pindah tempat tinggalnya.


Penjaraku, Istanaku

Awalnya Paddington tidak menyukai kehidupan di penjara. Dan ia sangat benci makanan penjara. Knuckles, si koki tidak terima kalau hasil masakannya diprotes. Semua penghuni penjara takut pada Knuckles, kecuali Paddington tentunya. Beruang baik hati itu mencoba memberitahu si koki jika rasa masakannya sangat buruk.

Knuckles sangat marah. Hampir saja raksasa itu melumat Paddington jadi bubur. Beruntungnya selai jeruk Paddington jadi penyelamat. Si koki malah meminta Paddington membuat selai jeruk untuk sarapan di penjara. Paddington mau tak mau membuat selai itu. Knuckles akhirnya turun tangan juga membantu pembuatan selai setelah ia menilai cara kerja si beruang yang super lambat.

Ketika roti dan selai disajikan Knuckles malah berkecil hati. Ia yakin pasti rasanya tidak enak, dan semua orang takkan suka. Tapi ternyata kenyataannya berbeda. Semua penghuni penjara memuji si koki dan si beruang. Akhirnya Knuckles meminta anggota lainnya yang mempunyai resep istimewa untuk bergabung.

Setelah  sukses dengan selai jeruk, seisi penjara sekarang dibahagiakan dengan berbagai macam makanan. Muncullah istilah Penjaraku, Istanaku dari para tahanan.


Usaha Keluarga Brown

Sementara itu keluarga Brown berusaha memecahkan masalah. Mereka tetap percaya Paddington tidak bersalah. Terlebih lagi di London ada berbagai kejadian yang mencurigakan yang dilakukan beberapa orang. Mereka muncul di tempat-tempat istimewa di kota London. Dan apabila diselidiki lebih lanjut ternyata urutan tempat itu sesuai dengan yang terdapat di dalam buku pop-up yang hilang.

Keluarga Brown berhasil mengetahui identitas si pencuri. Mereka berusaha memberitahu Paddington ketika kabur dari penjara bersama Knuckles dan 2 orang narapidana lainnya. Misteri buku pop-up mulai terungkap. Setiap tempat yang ada di buku tersebut merupakan petunjuk di mana harta karun berada. Petunjuknya diwakili oleh nada-nada musik. Paddington secara tidak sengaja melihat ketika si pencuri memainkan  setiap nada sehingga kotak harta karunnya terbuka.

Keluarga Brown dan paddington tidak menginginkan harta karun. Mereka hanya mengincar buku pop-up untuk membuktikan bukan Paddington yang mencurinya. Pergulatan merebut buku di atas kereta api sangat sengit. Paddington terancam mati tenggelam. Ia hampir saja menyerah ketika keajaiban muncul.

Lalu bagaimana nasib buku pop-up Madame Kozlova? Apakah harta karunnya berhasil ditemukan? Lebih lengkapnya lagi kalian harus menonton filmya. Sekuel seru dari petualangan si beruang dapat ditonton pula di Paddington 3, dan ini merupakan PR buat saya untuk terus mengikuti ceritanya.